ngenet dapet duit disini

Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 April 2010

Sirkulasi Darah Lancar, Hidup Lebih Sehat

Darah dalam tubuh manusia, ibarat oli atau pelumas pada mesin mobil atau motor. Mesin bakal rusak jika sirkulasi oli tersendat.

Begitu juga dengan tubuh manusia. Apabila aliran darah kurang lancar maka asupan oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan tubuh juga bakal berkurang.

Hal itu tentu bisa berdampak pada melemahnya daya tubuh. Bahkan, sejumlah penyakit pun siap menyerang, seperti jantung, stroke, anemia, kanker, leukimia, dan lainnya gara-gara aliran darah dalam tubuh terganggu. Karena itu, sirkulasi darah harus lancar.

Kelancaran sistem transportasi atau sirkulasi darah ini sangat bergantung pada instrumen lainnya, seperti jantung dan pembuluh darah. "Jika terdapat gangguan pada jantung, pembuluh darah atau darah Anda sendiri maka sirkulasi dan transportasi pun menjadi terhambat," ujar Mulyadi Tedjapranata, pakar kesehatan Klinik Medizone.

Jadi, ada baiknya Anda memperhatikan kelancaran sirkulasi darah pada tubuh.

Biasanya, ungkap Mulyadi, gangguan sirkulasi darah terjadi karena timbulnya kerak atheromatous pada dinding pembuluh darah. Penyebab lainnya adalah peningkatan kekentalan darah, serta pengerasan pada dinding pembuluh darah.

Gangguan sirkulasi darah juga bisa terjadi akibat faktor keturunan. Misalnya, seseorang dari keluarga yang memiliki anggota keluarga pengidap penyakit akibat gangguan sirkulasi darah berpotensi terkena gangguan sirkulasi darah.

Marganda, pakar kesehatan dari Rumah Sakit Omni International Alam Sutera, menambahkan, faktor gaya hidup tidak sehat juga bisa menyebabkan gangguan pada sirkulasi darah. Asal Anda tahu, serangan jantung dan stroke selama ini banyak menyerang orang yang gaya hidupnya tidak sehat, contohnya perokok serta peminum minuman beralkohol.

Pemilik kadar kolesterol tinggi dan kelebihan berat badan atau obesitas pun rentan terhadap serangan ini. "Dengan pola hidup seperti itu maka bakal banyak penyakit yang akan datang ke tubuh Anda," ucap Marganda.

Marganda menyarankan kita supaya mengurangi konsumsi bahan makanan yang bisa memicu penyakit asam urat, seperti kangkung, bayam, dan daging kambing. "Kandungan purinnya tinggi. Kalau asam urat tinggi sudah pasti sirkulasi darah juga terganggu," ujarnya.

Picu stroke dan jantung Umumnya, penyakit yang timbul akibat gangguan sirkulasi darah adalah penyakit yang masuk kelompok kardiovaskular, seperti stroke dan jantung. Apabila gangguan terjadi pada pembuluh darah otak dapat menyebabkan serangan stroke.

Sebelum terjadi stroke sering timbul istilah Transient Ischaemic Attack (TIA) atau suatu serangan mendadak. Ini merupakan peringatan bagi penderita agar waspada dan berupaya menghindari terjadinya stroke.

Penyakit lain yang paling sering muncul akibat gangguan sirkulasi darah adalah serangan jantung. Serangan jantung terjadi karena gangguan sirkulasi darah pada pembuluh darah jantung. Hal itu terjadi akibat ada plak atau timbunan lemak di dinding bagian dalam pembuluh darah jantung. Padahal, pembuluh darah jantung bertugas menyuplai darah dan oksigen ke jantung. Apabila plak pecah maka akan terbentuk bekuan darah pada permukaan plak.

Lama-kelamaan bekuan,darah melebar sehingga dapat menghambat aliran darah ke bagian otot jantung. Jika tidak segera diatasi dapat terjadi kerusakan otot jantung atau disebut sebagai infark miokard. "Kalau gangguan sirkulasi terjadi pada seputar saraf yang mengendalikan pembuluh darah maka dapat menyebabkan penyakit neuritis," ujar Mulyadi.

Umumnya, penyakit yang ditimbulkan gangguan sirkulasi darah ini merupakan penyakit dengan tingkat kematian tertinggi di dunia. Hasil penelitian Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan, setiap dua detik kematian terjadi karena penyakit kardiovaskular.

Bahkan, penyakit kardiovaskular menjadi penyebab sekitar 80 persen kematian penduduk di negara-negara berkembang. "Jadi risiko kematianya sangat tinggi," ujar Mulyadi.

Karena itu, setiap orang perlu mewaspadai gejala-gejala yang timbul apabila sirkulasi darah tidak lancar. Di antaranya kesemutan, kurang energi, cepat lelah, dan proses penyembuhan luka lebih lambat. Gejala lainnya adalah nyeri kepala, sulit berkonsentrasi, pandangan kabur, telinga berdengung, keringat dingin, nyeri dada, serta pikun pada usia lanjut. Gejala-gejala itu harus diwaspadai dan perlu segera diatasi karena bisa berakibat fatal. Cara menanganinya adalah dengan menjaga kelancaran sirkulasi darah.

Pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga, mengurangi makanan berlemak, berhenti merokok, mengatasi stres, dan cukup istirahat, merupakan cara terbaik menjaga sirkulasi darah. 'Perubahan gaya hidup ini demi menjaga kesehatan," kata Marganda. (Raymond Reynaldi)

Agar Aliran Sirkulasi Darah Tetap Lancar

Agar sirkulasi darah bekerja dengan baik, kita perlu menerapkan pola hidup sehat. Hal itu bisa dimulai dengan memperhatikan pola makan.

Pola makan sehat umumnya dilakukan dengan cara mengurangi makanan berlemak jenuh, seperti gorengan dan makanan cepat saji. "Jenis makanan ini mengakibatkan tubuh kita menimbun kolestrol jahat dan memicu pengerasan dinding pembuluh darah," kata Mulyadi Tedjapranata, pakar kesehatan Klinik Medizone.

Selain itu, untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, tubuh kita juga tidak boleh terlalu gemuk. Untuk menghindari obesitas, kita sebaiknya mengonsumsi makanan kaya serat, seperti sayur dan buah. "Dengan menghindari obesitas maka Anda mengurangi risiko gangguan sirkulasi darah. Sehingga, peluang terhindar dari penyakit lebih besar," ujar Mulyadi.

Tidak cukup menjaga pola makan, Anda juga harus istirahat yang cukup. Istirahat cukup bagi orang dewasa idealnya antara delapan jam per hari. "Jangan memberikan tubuh terlalu banyak beban," ucap Marganda, pakar kesehatan Rumah Sakit Omni International Alam Sutera.

Pola hidup sehat perlu juga dilengkapi dengan olahraga rutin. Pilihan olahraganya tinggal disesuaikan dengan selera Anda. Yang penting, olahraga terjangkau secara finansial dan sesuai kebutuhan fisik kita.

Marganda mencontohkan, joging atau lari kecil-kecil bisa menjadi alternatif olahraga yang menyehatkan. Selain bisa dilakukan di mana saja, Anda juga tidak perlu repot menyiapkan peralatan atau mengalokasikan biaya khusus untuk melakukannya. "Kita pun bisa joging sendirian," kata Marganda.

Mulyadi menambahkan, apa pun jenis olahraga pilihan kita tetap harus dilakukan secara rutin, paling tidak empat kali seminggu, dengan durasi tiap sesi selama 30 menit. "Ini sudah cukup untuk membakar lemak, sekaligus menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah," tegasnya.

Tak kalah pentingnya, Anda juga harus meninggalkan kebiasaan buruk, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Menurut Mulyadi, setiap batang rokok mengandung sekitar 4.000 jenis bahan kimia berbahaya.

Sebagai gambaran, menghisap rokok sebanyak empat batang sehari bisa meningkatkan risiko serangan jantung hingga 50 persen ketimbang orang tak merokok. "Polusi dari asap kendaraan bermotor juga berperan sebagai penghambat kelancaran aliran darah," tambah Mulyadi.

Untuk memperbaiki sirkulasi darah, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen suplemen pelancar sirkulasi darah yang termasuk golongan acetylsalicyclic acid dan cilostazol. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen herbal. "Tapi suplemen tersebut harus sudah teruji secara klinis dan diteliti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," tegas Mulyadi. (Raymond Reynaldi)

Jurus Jitu Atasi Rengekan Si Kecil

Saat menginginkan sesuatu, biasanya si kecil merengek. Tapi, akan menjadi tidak baik jika si kecil menjadikan rengekan sebagai "senjata" untuk selalu mendapatkan keinginannya.

Umumnya, anak mulai sering merengek di usia 4 tahun ke atas. Hal terpenting yang Anda ketahui adalah jangan pernah membiarkan si kecil menjadikan rengekan sebagai kebiasaan. Atasi masalah ini dengan empat cara berikut.

1. Jangan luluh dengan rengekan

Cara paling baik agar si kecil tidak selalu merengek adalah dengan tidak mendengarkannya, jika ia tidak berbicara dengan jelas. Saat si kecil mulai merengek, katakan padanya untuk berbicara dengan baik dan mintalah dengan tegas padanya untuk menghentikan rengekan.

Jangan mendengarkan apa yang ia katakan sebelum ia menyampaikannya dengan baik. Hal ini tidak hanya untuk menghentikan rengekannya tetapi juga melatihnya untuk berkomunikasi dengan baik.

2. Tunjukkan nada suara yang tepat

Pilih waktu yang tepat untuk menunjukkan mengapa merengek itu tidak baik dilakukan. Kuncinya adalah untuk memastikan si kecil tahu perbedaan antara suara merengek dan nada berbicara normal.

Tunjukkan padanya nada suara yang normal saat meminta sesuatu atau berbicara. Hal ini sangat penting agar si kecil tahu bagaimana berbicara yang benar dan mengungkapkan keinginan tanpa harus merengek.

3. Hargai usahanya

Jika Anda terus-menerus memberitahunya untuk mengurangi dan menghentikan rengekan, ia pasti akan berusaha untuk melakukannya. Upaya apapun yang dilakukannya meskipun belum sesuai yang dicontohkan, harus Anda hargai.

Apalagi jika si kecil sudah bisa mengurangi rengekannya tidak sesering sebelumnya. Berikanlah pujian, hal itu akan memotivasinya untuk berbicara dan berkomunikasi dengan baik.

4. Konsekuensi

Apabila Anda sudah memberitahunya berkali-kali dan ia tetap melakukan rengekan, harus ada konsekuensinya. Anda bisa memberikannya hukuman dengan mengurangi waktunya untuk menonton televisi atau tidak mendengarkannya sama sekali saat ia merengek.

Tapi, jangan "menyerah" untuk memberitahunya kalau merengek itu tidak baik dan ada konsekuensinya jika hal itu terus dilakukan.

Jumat, 26 Maret 2010

Mengejar Pekerjaan Impian

Anda pasti punya pekerjaan impian. Mungkin Anda bermimpi untuk menjadi seorang manager sukses, atau pernah bercita-cita menjadi artis terkenal? Apa saja! Mendapatkan pekerjaan impian memang tak semudah mengkhayalkannya. Butuh kerja keras dan usaha untuk menggapai semua itu. Nah, simak ulasan berikut, bisa jadi masukan positif untuk Anda.

1. Temukan orang yang hidup dalam impian Anda

Bila Anda bercita-cita menjadi seorang penyiar radio, misalnya, mulailah untuk menjadi seorang penggemar setia. Hal ini bisa semakin memotivasi Anda dan lanjutkan dengan mulai mendatangi beberapa stasiun radio dan berkenalan dengan penyiar-penyiarnya. Dari situ Anda pastinya memperoleh wawasan baru dalam dunia penyiaran. Jika mungkin Anda bahkan bisa mendapatkan tips dan trik, cara lolos seleksi recruitment penyiar. Ini merupakan langkah awal bagi Anda.

2. Ketahuilah keahlian Anda

Jawablah pertanyaan berikut, apakah pekerjaan impian Anda itu membutuhkan keahlian yang lebih dari yang Anda miliki selama ini? Apakah Anda butuh pengalaman lain selain yang dibutuhkan pekerjaan Anda sekarang? Apa yang Anda inginkan? Apa yang Anda butuhkan? Setelah menemukan jawabannya, segera penuhi kebutuhan dan tutupi kekurangan Anda. Untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya, ikuti saran dari orang-orang yang Anda kenal berdasarkan langkah pertama sebelumnya

3. Miliki jaringan seluas-luasnya

Dengan semakin banyak kenalan Anda, semakin banyak pula sumber Anda untuk semakin mendekati pekerjaan impian Anda.

4. Jadikan spesifik

Pastikan target Anda pada lingkungan yang benar, karena pekerjaan yang begitu hebat di suatu perusahaan bisa jadi hanya jabatan sederhana di perusahaan lain. Misalnya menjadi recruiter di perusahaan recruitment besar dipekerjakan dengan gaji yang jauh lebih tinggi, daripada recruiter di perusahaan biasa.

5. Buatlah jadwal dan ikuti

Jangan gunakan kata-kata yang tidak bersemangat, ’seperti suatu saat’ atau ’secepatnya’ dibelakang rencana yang sudah Anda tulis. Tapi tulislah ”Dalam waktu 3 bulan, saya akan meneruskan pada langkah selanjutnya”. Waktu tersebut bisa jadi tempo dimana Anda mengumpulkan informasi seputar pekerjaan impian, mengembangkan jaringan, dan sebagainya. Tanpa rencana yang solid dan komitmen, impian tidak akan mungkin tercapai.

6. Siapkan alternatif

Misalnya, setelah meneliti pekerjaan tersebut, Anda menemukan bahwa pekerjaan impian itu tidak semenarik yang Anda bayangkan, misalnya Anda tidak mau bekerja 12 jam sehari, maka segera cari rencana cadangan. Adakah karir lain yang menawarkan kesenangan serupa? Bisakah Anda berkompromi hanya menjadi manager artis daripada menjadi artisnya?

Rabu, 24 Maret 2010

Bagaimana cara Makan Seekor Gajah

Bagaimana cara anda makan seekor gajah? ….. Jawabannya : dalam sekali gigit sekaligus.

Ini bukan betul-betul anda makan seekor gajah. Ini hanyalah sebuah pepatah. Mungkin sebagian dari anda pernah mendengar pepatah tersebut.

Kita seringkali gagal menerapkan pepatah tersebut dalam kehidupan kita. Jika anda menggambarkan seekor gajah sebagai sebuah tujuan yang sangat besar dimana hidup anda sangat bergantung pada tujuan tersebut, maka anda sedang merencanakan diri anda pada sebuah kekecewaan. Mengapa bisa begitu?

Ini bukan saja tentang tujuan-tujuan besar yang anda kejar.

Banyak orang melakukan kesalahan utama dengan hanya fokus pada tujuan-tujuan besar mereka. Jika misalkan tujuan hidup anda ingin menjadi seorang pengarang novel yang laris dan ternama, wow luar biasa, itu adalah tujuan yang sangat besar. Bukannya tidak baik, namun jika anda begitu bergantung pada kepuasan pribadi dalam mencapai tujuan anda tersebut, anda justru akan tidak bahagia untuk waktu yang lama (kemungkinan selama hidup anda).
Memiliki tujuan jangka panjang sangat baik dan perlu, sebab hal tersebut akan membuat kita bekerja keras dan melakukan yang terbaik untuk dapat mencapainya. Namun, untuk setiap tujuan jangka panjang yang anda buat, anda juga harus memiliki tujuan-tujuan jangka menengah dan pendek.
Jika menjadi seorang penulis novel yang laris dan terkenal adalah tujuan jangka panjang anda, apakah kira-kira tujuan yang lebih kecil yang harus anda capai selama perjalanan anda tersebut? Mungkin untuk saat ini, anda harus mencari dan menciptakan karakter yang tepat yang akan anda masukkan dalam novel pertama anda.

Keindahan tujuan-tujuan kecil.

Ketika anda memiliki tujuan-tujuan kecil, ada beberapa keuntungan yang didapat.

  • Pertama, tujuan kecil memberi anda sesuatu hal sehingga anda dapat fokus. Jika anda ingin menjadi pengarang novel yang laris dan terkenal, bagaimana anda dapat membuat hal tersebut menjadi kenyataan? Jika anda tidak mengetahui hal spesifik yang harus anda kerjakan, anda akan frustasi. Ditambah seiring dengan berjalannya waktu, anda akan dipusingkan oleh kata-kata yang selalu ada di benak anda : ”mengapa tujuan saya belum saja tercapai”, sementara di sisi lain anda tidak yakin dengan apa yang anda lakukan. Namun ketika anda memiliki tujuan kecil, seperti telah saya sebutkan diatas, yaitu mencari karakter yang tepat terlebih dahulu, anda pasti lebih fokus dan akan mendapatkan inspirasi untuk melakukan tindakan berikutnya.
  • Kedua, anda akan menikmati kepuasan dalam pencapaian tujuan-tujuan anda. Meskipun hal tersebut adalah tujuan kecil, perasaan anda akan jauh lebih baik, anda akan merasakan sedikit kelegaan ketika anda men-check list hal yang telah selesai dilakukan (entah itu di kertas kerja anda atau hanya sekedar di otak anda). Keberhasilan anda menemukan karakter untuk novel pertama anda, berarti anda telah melewati sebagian perjalanan panjang anda dan anda sedang on the right track menuju pencapaian tujuan besar anda.

Hidup adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan.

Kepuasan hidup anda akan jauh lebih tinggi jika anda memandang hidup sebagai sebuah rangkaian tujuan-tujuan kecil, dibandingkan dengan satu tujuan penting yang besar yang mungkin anda tidak akan meraihnya. Bukan berarti anda tidak boleh memiliki tujuan besar, justru anda harus memiliki tujuan besar tersebut, namun yang tak kalah pentingnya anda juga harus memiliki tujuan-tujuan kecil agar anda dapat lebih fokus selama perjalanan panjang anda.
Jika misalkan anda ingin menurunkan berat badan sebanyak 20 kg, itu adalah hal yang luar biasa. Tetapi jangan hanya terpaku pada satu tujuan besar itu saja. Jika anda melakukan hal tersebut, maka setiap kali anda menimbang berat badan anda, maka pikiran anda akan dihantui oleh pernyataan : ”mengapa saya belum mencapai berat badan yang saya inginkan?” dan anda akan mulai berpikir gagal dalam otak anda.

Jadi mulailah memecah (break down) tujuan besar anda tersebut menjadi tujuan-tujuan yang lebih kecil (baca juga Keajaiban Memulai Dari Hal-Hal Kecil). Ada banyak tujuan kecil yang dapat anda lakukan meskipun hanya menurunkan berat badan anda 0.5 kg. Mungkin anda perlu membaca buku-buku tentang penurunan berat badan, belajar membuat masakan yang sehat atau mengikuti klub kebugaran. Rangkaian pencapaian-pencapaian kecil akan membuat anda on the track dan menjaga perasaan anda tetap baik terhadap hidup anda sendiri.
Jadi sangatlah baik jika anda berhenti makan seekor gajah sekaligus dan janganlah lupa untuk menikmati gigitan-gigitan kecil selama perjalanan. :)

Selasa, 23 Maret 2010

Kekuatan Berpikir Positif


Berpikir positif merupakan sikap mental yang melibatkan proses memasukan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran yang konstruktif (membangun) bagi perkembangan pikiran anda. Pikiran positif menghadirkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan anda. Apapun yang pikiran anda harapkan, pikiran positif akan mewujudkannya. Jadi berpikir positif juga merupakan sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik serta menguntungkan.

Tidak semua orang menerima atau mempercayai pola berpikir positif. Beberapa orang menganggap berpikir positif hanyalah omong kosong, dan sebagian menertawakan orang-orang yang mempercayai dan menerima pola berpikir positif. Diantara orang-orang yang menerima pola berpikir positif, tidak banyak yang mengetahui cara untuk menggunakan cara berpikir ini untuk memperoleh hasil yang efektif. Namun, dapat dilihat pula bahwa semakin banyak orang yang menjadi tertarik pada topik ini, seperti yang dapat dilihat dari banyaknya jumlah buku, kuliah, dan kursus mengenai berpikir positif. Topik ini memperoleh popularitas dengan cepat.

Kita sering mendengar orang berkata: “Berpikirlah positif!”, yang ditujukan bagi orang-orang yang merasa kecewa dan khawatir. Banyak orang tidak menganggap serius kata-kata tersebut, karena mereka tidak mengetahui arti sebenarnya dari kata-kata tersebut, atau menganggapnya tidak berguna dan efektif. Berapa jumlah orang yang anda kenal, yang memiliki waktu untuk memikirkan kekuatan dari berpikir positif?

Cerita berikut mengilustrasikan bagaimana kekuatan berpikir positif bekerja:

Beno mengajukan lamaran kerja, namun kepercayaan dirinya rendah, dan dia menganggap dirinya gagal dan tidak layak memperoleh kesuksesan, ia merasa yakin bahwa ia tidak akan memperoleh pekerjaan tersebut. Ia memiliki pikiran negatif terhadap dirinya sendiri, dan percaya bahwa calon pegawai yang lain lebih baik dan lebih memenuhi syarat dibandingkan dirinya. Beno memperoleh sikap ini karena pengalaman buruk yang ia peroleh dari wawancara pekerjaan yang telah ia ikuti sebelumnya.

Pikirannya dipenuhi dengan pikiran-pikiran negatif dan rasa takut atas pekerjaan tersebut selama satu minggu penuh sebelum ia akan diwawancara. Ia yakin ia akan ditolak. Pada hari wawancara ia bangun terlambat, rasa takutnya menjadi kenyataan. Ia mendapati kemeja yang akan ia kenakan kotor, dan kemejanya yang lain harus disetrika. Dan karena ia sudah terlambat, ia memutuskan untuk mengenakan kemeja yang kusut.

Selama wawancara, ia merasa tegang, menunjukkan sikap negatif, khawatir mengenai kemejanya, dan merasa lapar karena ia tidak memiliki cukup waktu untuk sarapan. Semua hal ini menyebabkan pikirannya teralihkan dan sulit baginya untuk fokus pada wawancara. Sikapnya secara keseluruhan menimbulkan kesa yang buruk, dan sebagai akibatnya rasa takutnya menjadi kenyataan dan tidak memperoleh pekerjaan tersebut.

Budi juga mengajukan lamaran atas pekerjaan yang sama, namun ia menyikapinya secara berbeda. Ia merasa yakin bahwa ia akan memperoleh pekerjaan tersebut. Satu minggu sebelum wawancara, ia sering memvisualisasikan dirinya memperoleh pekerjaan tersebut.

Malam hari sebelum wawancara, ia menyiapkan pakaian yang akan ia kenakan dan tidur lebih awal dari biasanya. Pada hari wawancara, ia bangun lebih awal dari baiasanya, sehingga ia memiliki cukup waktu untuk sarapan, lalu tiba di tempat wawancara sebelum jadwal.

Ia memperoleh pekerjaan tersebut karena ia berpikir positif terhadap hal-hal yang ia lakukan. Tentunya ia juga memenuhi persyaratan untuk memperoleh pekerjaan tersebut, sama halnya dengan Beno.

Apa yang bisa kita pelajari dari dua cerita tersebut? Apakah ada sihir yang digunakan dalam cerita tersebut? Tidak, semuanya merupakan hal yang alami. Jika kita memiliki sikap yang positif, sikap-sikap tersebut akan menghasilkan perasaan-perasaan yang positif, gambaran-gambaran yang konstruktif, dan kita akan melihat dalam mata pikiran kita apa yang kita inginkan. Hal ini akan memberikan pencerahan, lebih banyak kekuatan, dan kebahagiaan. Diri anda juga akan memancarkan kebaikan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Bahkan pikiran positif juga akan memberikan beragam manfaat bagi kesehatan anda. Kita berjalan tegak dan suara kita lebih berwibawa. Bahasa tubuh kita menunjukkan perasaan kita.

Pikiran Positif dan Negatif Menular

Setiap dari kita mempengaruhi orang-orang yang kita temui, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini terjadi secara naluriah, dalam pikiran bawah sadar anda, yang terpancar melalui pikiran dan perasaan, serta bahasa tubuh kita. Orang di sekeliling kita dapat merasakan aura kita dan dipengaruhi oleh pikiran kita, juga sebaliknya. Wajarkah jika kita ingin berada di sekitar orang-orang yang positif dan menghindari orang-orang yang negatif? Orang lebih tergerak untuk membantu kita jika kita bersikap positif, dan mereka tidak menyukai dan menghindari siapapun yang bersikap negatif.

Pikiran-pikiran, kata-kata, dan sikap negatif akan menghasilkan mood serta tindakan yang negatif dan tidak menyenangkan. Semua hal ini akan berujung pada kegagalan, frustrasi, dan kekecewaan.

Instruksi-Instruksi Praktis

Untuk merubah pikiran anda menjadi positif, diperlukan latihan dan kemauan untuk merubah diri anda karena sikap dan pola pikir tidak dapat berubah dalam sekejap.

Simaklah topik berikut, pikirkan keuntungan yang akan anda peroleh dan ajaklah diri anda untuk mencobanya. Kekuatan pikiran merupakan kekuatan dahsyat yang selalu membentuk kehidupan kita. Proses pembentukkan biasanya dilakukan di dalam pikiran bawah sadar kita, namun sangatlah mungkin untuk melakukan proses tersebut secara sadar. Meskipun usulan tersebut terdengar cukup aneh; cobalah untuk melakukannya, karena anda tidak akan merasa rugi; sebaliknya anda akan memperoleh banyak hal. Acuhkan apapun pendapat orang lain tentang diri anda ketika anda mengubah pola pikir anda.

Selalu visualisasikan situasi yang menguntungkan dan bermanfaat bagi anda. Gunakan kata-kata positif dalam suara hati anda atau ketika anda berbicara dengan orang lain. Tersenyumlah sedikit lebih banyak, karena senyuman akan membantu anda untuk berpikir lebih positif. Abaikan perasaan malas atau keinginan untuk berhenti. Jika anda bertahan, anda akan berubah pola pikir anda.

Saat pikiran negatif memasuki pikiran anda, anda harus mewaspadainya dan menggantikan pikiran tersebut dengan pikiran yang lebih konstruktif. Pikiran negatif akan mencoba memasuki pikiran anda lagi, dan sekali lagi anda harus menggantikannya dengan pikiran positif. Seakan-akan anda dua gambar di depan anda, dan anda memilih untuk melihat salah satu gambar tersebut dan mengabaikan gambar yang lain.

Jika tiba-tiba merasakan perlawanan dari dalam diri anda ketika anda berusaha mengganti pikiran-pikiran negatif tersebut, jangan menyerah. Tetap fokuskan diri anda pada pikiran-pikiran yang positif dan menyenangkan.

Terlepas dari keadaan anda saat ini, berusahalah untuk berpikirlah positif. Pikirkan hasil serta situasi yang menguntungkan anda, dan keadaan akan berubah sesuai dengan pikiran anda. Perubahan ini tentunya membutuhkan waktu, namun pada akhirnya perubahan akan terjadi.

Metode lain yang bisa anda lakukan adalah melakukan afirmasi berulang kali. Afirmasi merupakan metode yang menyerupai visualisasi, secara lebih kreatif, dan keduanya bisa digunakan secara bersamaan.

Selamat Berpikir Positif! :)

Jumat, 12 Maret 2010

Tips Memulai Bisnis Online

Mau cari uang tambahan tapi nggak punya banyak waktu. Gampang! Asal kamu punya akses internet dan kreatifitas dan nggak perlu banyak modal pun kamu dah bisa jualan secara online. Kapanpun dan dimanapun secara fleksibel. Berikut beberapa tips yang perlu kamu tahu untuk memulai suatu bisnis online.





Produknya apa?



Ini hal pertama yang paling penting harus kamu pikirkan.. kira-kira produk apa yang ingin kamu jual secara online. Lebih baik jangan jualan barang yang udah pasaran. Cari barang-barang unik atau kamu bisa juga jual produk hasil kreatifitasmu sendiri. Selain itu yang pasti harganya juga oke kalau bisa harganya sedikit lebih miring biar menarik lebih banyak konsumen.





Bikin situs



Yang satu ini nggak wajib sih.. tapi kalau kamu punya situs bisa jadi nilai plus. Ibaratnya ini etalase deh buat display produk-produk jualanmu atau kalau nggak mau ribet dan repot kamu bisa pasang iklan secara gratis di sentra-iklan.com.. atau di Bergaul sendiri ada fitur “Iklan” buat promosiin produk jualanmu. . gratis kok!





Update terus



Pasang iklan udah bahkan bikin situs pun udah.. tapi jangan lupa loh untuk terus mengupdatenya secara konsisten. Semakin sering kamu update semakin oke!





Sistem Pembelian



Sebelum kamu promo produkmu kamu harus tentuin dulu gimana sistem pembayarannya. Pada dasarnya ada 2 jenis sistem pembayaran.



- Transfer rekening

Cara ini lumayan praktis. Setelah order barang pembeli mentransfer sejumlah uang ke rekening kamu. Dan kamu mengirim barang pesanannya. Jangan lupa.. kirim barangnya lewat layanan jasa pengiriman barang yang terpercaya yah!



- Cash On Delivery

Kalau yang satu ini istilahnya “Ada uang ada barang”. Jadi kamu dan calon pembeli saling janjian untuk bertemu disuatu tempat. Jadi calon pembeli bisa melihat langsung barangnya dan kamu bisa menerima uang secara langsung.

mau coba?..Klik Disini

Rabu, 10 Maret 2010

Tips Sukses Menyusun Surat Lamaran dan CV (Berkarier Internasional)

Tips Sukses Menyusun Surat Lamaran dan CV
(Sumber: Buku 'Rahasia Sukses Berkarier Internasional')
Terdapat sebuah kesalahan yang biasanya banyak dilakukan oleh pencari kerja, yaitu berusaha keras mengirimkan lamaran sebanyak – banyaknya tanpa perencanaan matang atau arah yang jelas. Namun strategi ini kurang tepat dan banyak menghabiskan tenaga dan waktu, tanpa ada hasil yang memuaskan.

Surat lamaran (cover letter) merupakan jalan masuk dan media efektif untuk memperkenalkan diri, menyampaikan tujuan mengirimkan lamaran, dan meyakinkan HRD bahwa Anda lah kandidat yang tepat untuk posisi yang dilamar. Selain itu surat lamaran juga berfungsi sebagai contoh tulisan dan merefleksikan kemampuan Anda berkomunikasi. Dengan surat lamaran, Anda bisa memfokuskan pada kualifikasi dan/atau pengalaman kerja Anda yang relevan dengan persyaratan yang tertulis di iklan lowongan kerja.

Dalam lamaran Anda, perhatikan 'unique selling points' Anda.Bagaikan sebuah merk dagang, Anda harus dapat meyakinkan mengapa Anda lah kandidat ideal untuk posisi yang dilamar. Tanyakan pada diri Anda: “Pengalaman atau keterampilan apa yang saya miliki yang relevan dengan posisi yang akan saya lamar, yang kemungkinan besar tidak dimiliki oleh kandidat lainnya?”

Jika Anda adalah seorang fresh graduate, jangan merasa rendah diri dan menganggap bahwa Anda tidak memiliki pengalaman yang layak untuk ditonjolkan di lamaran Anda. Kalau Anda melihat lebih dalam, Anda akan mendapatkan cukup banyak bahan untuk disampaikan dalam lamaran, seperti misalkan laporan riset atau skripsi, tugas riset kelompok, aktivitas kemahasiswaaan dan organisasi, pekerjaan sampingan, magang, volunteering, pengalaman mengikuti program kepemimpinan, dan sebagainya. Tentunya bahan tulisan tersebut disesuaikan dengan posisi yang ingin Anda lamar. Tunjukkanlah bahwa pengalaman Anda di kampus bisa memberikan nilai lebih kepada institusi yang ingin Anda lamar.

Dalam menyusun surat lamaran, usahakan tidak ada kesalahan ketik maupun kesalahan tata bahasa atau struktur kata. Kalau memungkinkan, sewalah tenaga profesional untuk meninjau surat lamaran dan CV Anda, atau mintalah teman atau saudara Anda untuk mengecek (proof-read) lamaran Anda untuk meminta masukan sekaligus memastikan bahwa tidak ada kesalahan penulisan. Hindari mengirimkan CV tanpa disertai surat lamaran.

Ada yang mengatakan bahwa surat lamaran sangat berperan untuk menentukan apakah seseorang layak mendapatkan pekerjaan yang dilamar atau tidak. Seakan-akan calon employer berkata, “Anda memiliki 10 detik untuk membuat saya terkesan”. Jadi tugas Anda adalah menyiapkan surat lamaran dengan faktor “Wow!”yang akan membuat calon employer bergegas mengundang Anda untuk wawancara.

Kesalahan yang biasa terjadi dalam surat lamaran adalah pada sisi pelamar, seperti: “Saya melakukan ini, saya mencari itu, saya ingin...saya, saya, saya.” Sebaiknya susun surat yang bisa menjawab pertanyaan HRD: “Mengapa saya harus menerima Anda ketimbang ratusan pelamar lainnya?” Jawablah dengan spesifik!

Temukan berbagai contoh surat lamaran yang bisa dicontoh atau dijadikan referensi dalam buku 'Rahasia Sukses Berkarier Internasional (Rasberi)'!
Kini tersedia di berbagai toko buku terkemuka di kota Anda.

Jumat, 24 Juli 2009

Bahaya Sate dan Mie Instan versus Timun

Siapa yang tidak tergiur akan kelezatan sate, apakah itu sate kambing, sate ayam, ataupun sate padang dan beraneka ragam makanan lainnya yang bersumber dari air tawar ataupun hasil laut seperti ikan mas, ikan kakap, baronang, cumi, kepiting dan teman-temannya, ditambah sedikit lalapan dan sambal yang pedas. Mmmm sangat menarik bukan ?? Dan tentu saja untuk menemukan jenis makanan tersebut di Jakarta khususnya tidaklah susah, bila kita perhatikan banyak sekali di jalanan yang mencoba menjajakan jenis makan tersebut. Akan tetapi berhati-hatilah bila Anda adalah pengemar jenis makan tersebut, karena penyakit kanker sudah mengintai kita.

Pada umumnya untuk membakar makanan tersebut biasanya digunakan arang, ternyata di sinilah awal penyakit kanker tersebut bermula. Karena begitu makanan tersebut dibakar menggunakan arang yang mengandung zat karbon, maka pada makanan tersebut sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Tetapi tidak usah takut, bagi Anda pengemar makanan tersebut dapat mengatasinya dengan memakan timun, karena sate yang dibakar tersebut mengandung zat karsinogen (penyebab kanker) dan timun mempunyai anti karsinogen.

Bagi para pengemar mie instan, ternyata di dalam mie tersebut terkandung lilin yang berfungsi untuk melapisi mie instant (mungkin itu juga yah yang menyebabkan mie tidak lengket satu dengan yang lainnya). Pernah rekan saya bereksperimen dengan cara menyimpan kuah hasil olahan mie instan selama 3 hari, dan ternyata memang terbukti ditemukan zat seperti lilin.

Bagi anda pengemar mie instan, mungkin kini saatnya untuk berhati-hati mengkonsumsi mie tersebut, karena tubuh kita membutuhkan waktu 2 – 3 hari untuk membersihkan zat lilin tersebut. Dan saya juga biasanya kalau mengkonsumsi mie instan, selalu membuang air hasil rebusan dan menggantinya dengan air hangat yang baru. (untuk meminimalkan zat lilin yang masuk)

Dan masih banyak zat-zat berbahaya lainnya yang mengintai kita dan terbilang mudah menemukannya.

So…. Be careful aja kali yah..

Jumat, 17 Juli 2009

Remaslah Tanganku dan Akan Kukatakan Aku Sayang Kamu

ngatkah ketika masih kecil kamu jatuh dan terluka? Ingatkah apa yang dilakukan ibumu untuk meringankan rasa sakit?

Ibuku, Grace Rose, selalu menggendongku, membawaku ke tempat tidurnya, mendudukkan diriku, lalu mencium “aduh”-ku. Lalu ia duduk di tempat tidur di sampingku, meraih tanganku dan berkata, “Kalau sakit, remas saja tangan Ibu. Nanti akan kukatakan Aku sayang kamu.

Sering aku meremas tangannya, dan setiap kali, tak pernah luput, aku mendengar kata-kata, “Mary, Ibu sayang kamu.”

Kadang-kadang aku pura-pura sakit hanya supaya aku memperoleh ritual itu darinya. Waktu aku lebih besar, ritual itu berubah, tapi ia selalu menemukan cara untuk meringankan rasa sakit dan meningkatkan rasa senang yang kurasakan dalam berbagai bagian hidupku.

Pada hari-hari sulit di SMU, ia akan menawarkan sebatang cokelat almond Hershey kesukaannya saat aku pulang. Semasa usiaku 20-an, Ibu sering menelepon untuk menawarkan piknik makan siang spontan di Taman Eastbrook untuk sekadar merayakan hari cerah dan hangat di Wisconsin.

Kartu ucapan terima kasih yang ditulisnya sendiri tiba di kotak pos setiap kali ia dan ayahku berkunjung ke rumahku, mengingatkanku betapa istimewanya aku baginya.

Tapi ritual yang paling berkesan adalah genggamannya pada tanganku saat aku masih kecil dan berkata, “Kalau sakit, remaslah tangan Ibu dan akan kukatakan aku sayang kamu.”

Suatu pagi, saat aku berusia akhir 30-an, setelah orangtuaku berkunjung pada malam sebelumnya, ayahku meneleponku di kantor. Ia selalu berwibawa dan jernih saat memberi nasehat, tapi aku mendengar rasa bingung dan panik dalam suaranya.

“Mary, ibumu sakit dan aku tak tahu harus berbuat apa. Cepatlah datang kemari.”

Perjalanan mobil 10 menit ke rumah orangtuaku diiringi oleh rasa takut, bertanya-tanya apa yang terjadi pada ibuku. Saat aku tiba, Ayah sedang mondar-mandir di dapur sementara Ibu berbaring di tempat tidur. Matanya terpejam dan tangannya berada di atas perut. Aku memanggilnya, mencoba menjaga agar suaraku setenang mungkin.

“Bu, aku sudah datang.”

“Mary?”

“Iya, Bu.”

“Mary, kaukah itu?”

“Iya, Bu, ini aku.”

Aku tak siap untuk pertanyaan berikutnya, dan saat aku mendengarnya, aku membeku, tak tahu harus berkata apa.

“Mary, apakah Ibu akan mati?”

Air mata menggenang dalam diriku saat aku memandang ibuku tercinta terbaring di situ tak berdaya. Pikiranku melayang, sampai pertanyaan itu terlintas dalam benakku: ‘Jika keadaannya terbalik, apa yang akan dikatakan Ibu padaku?’

Aku berdiam sejenak yang terasa seperti jutaan tahun, menunggu kata-kata itu tiba di bibirku.

“Bu, aku tak tahu apakah Ibu akan mati, tapi kalau memang perlu, tak apa-apa. Aku menyayangimu.”

Ia berseru, “Mary, rasanya sakit sekali.”

Lagi-lagi, aku bingung hendak berkata apa. Aku duduk di sampingnya di tempat tidur, meraih tangannya dan mendengar diriku berkata, “Bu, kalau Ibu sakit, remaslah tanganku, nanti akan kukatakan, aku sayang padamu.”

Ia meremas tanganku.

“Bu, aku sayang padamu.”

Banyak remasan tangan dan kata “aku sayang padamu” yang terlontar antara aku dan ibuku selama dua tahun berikutnya, sampai ia meninggal akibat kanker indung telur.

Kita tak pernah tahu kapan ajal kita tiba, tapi aku tahu bahwa pada saat itu, bersama siapa pun, aku akan menawarkan ritual kasih ibuku yang manis setiap kali, “Kalau sakit, remaslah tanganku, dan akan kukatakan, aku sayang padamu.”

Salah satu cara untuk mengungkapkan rasa kasih sayang pada orang yang anda cintai adalah dengan memegang dan meremas tangannya dengan lembut. Tindakan itu kadangkala mengandung makna dan arti yang teramat dalam yang hanya dapat dipahami antara anda dan orang yang anda cintai………….

(Mary Marcdante - Chicken Soup for the Mother’s Soul)

Selasa, 14 Juli 2009

Selembar Kertas Putih

Deni adalah anak yang suka mencari-cari kesalahan. Dengan cepat, ia bisa menunjukkan kesalahan temen-temannya, juga Vina, pacarnya. Bahkan kalau ada sesuatu yang terjadi pada dirinya, Deni selalu saja menyalahkan orang lain.

"Aku jatuh karena Jacky buang sampah sembarangan", kata Deni waktu ia terjatuh di kamar mandi sekolah. "Nilaiku jelek karena Joe selalu menyontekku." "Aku kemaren terlambat ke sekolah karena Teddy nebeng." Pokoknya semua selalu karena kesalahan orang lain.

Vina adalah orang yang paling sering menjadi sasaran kekesalan Deni. "Gara-gara kamu aku jatuh, gara-gara kamu aku sakit, gara-gara kamu aku ketinggalan buku, gara-gara kamu pulsaku habis, gara-gara kamu.. gara-gara kamu..."

Suatu saat, Deni sedang berjalan-jalan di taman bersama Vina. Matanya tertuju pada sekelompok lebah yang mengerumuni sarangnya. Timbul keisengannya untuk menganggu lebah-lebah itu. Vina sudah melarangnya, tapi ia tidak peduli. Ia pun mengambil sebuah galah dan menyodok sarang lebah itu dengan keras. Ratusan lebah merasa terusik dan menyerang Deni. Melihat binarang kecil yang begitu banyak, Deni lari terbirit-birit. Lebah-lebah itu tidak membiarkan musuhnya pergi begitu saja. Satu.. dua.. tiga.. lebah-lebah itu menghajar dengan sengatan. "Aduh... tolong...!"

Byur!! Deni menceburkan dirinya ke sungai. Tak lama kemudian, lebah-lebah itu pergi meninggalkannya yang sedang kesakitan. "Mengapa Vina tidak menolongku? Jika Vina sayang padaku, pasti sudah berusaha menyelamatkanku. Semua ini salah Vina!"

Ketika sampai di rumah, Deni kembali menyalahkan Vina seperti biasa. Vina diam sejenak, lalu mengambil selembar kertas putih.

"Den, apa yang kamu lihat dari kertas ini?"

"Itu cuma kertas putih, tidak ada gambarnya," jawab Deni. Kemudian Vina mencoret kertas putih dengan sebuah titik berwarna hitam.

"Apa yang kamu lihat dari kertas putih ini?"

"Ada gambar titik hitam di kertas putih itu!"

"Den, kenapa kamu cuma lihat satu titik hitam pada kertas putih ini? Padahal sebagian besar kertas ini berwarna putih. Gampang sekali kamu melihat kesalahanku! Padahal masih banyak hal baik yang telah kulakukan padamu."

Vina berjalan pergi meninggalkan Deni yang duduk termenung. Apa kamu seperti Deni?

Selasa, 07 Juli 2009

Tips Mengatasi Kesulitan Hidup

YA, ANDA BISA MENGATASI KESULITAN-KESULITAN HIDUP INI DENGAN MUDAH! CUKUP DENGAN MENGIKUTI TIP DAN PETUNJUK DARI VALERIE KHOO BERIKUT INI.

1. Sesuatu yang tidak mematikan akan membuat kita lebih kuat
Menghadapi banyak tuntutan dan tantangan terkadang merupakan dorongan yang kita perlukan untuk meraih sukses. Yang juga penting adalah, kita tak boleh takut dengan kegagalan, karena ingat, hal itu tak akan membunuh kita, Sonni, 31, distributor perangkat lunak berkata, “Anggap kegagalan sebagai sahabat Anda. Sesudah bekerja bertahun-tahun di perusahaan besar yang memberikan jaminan rasa aman, saya memulai bisnis saya dengan modal seadanya, dan hanya punya sedikit klien. Dalam 2 tahun terakhir ini, saya melewati sederetan gelombang yang naik turun, naik turun. Bahkan oernah mengalami satu kegagalan besar dan hampir bangkrut beberapa kali. Orang tua saya menyuruh saya mencari pekerjaan yang benar karena mereka takut saya gagal.

“Tapi, kalau tidak melalui pengalaman ini, saya tak pernah akan bisa meraih ketrampilan bisnis ini. Kini, saya punya 2 staff dan bisnis berjalan baik. Saya senang, pernah melakukan kesalahan ini di saat usaha masih kecil dan saya baru memulainya, daripada sekarang, ketika usaha mulai mapan, yang berarti akan rugi lebih besar.”

Jadi, jika Anda merasa hidup ini tak akan sulit, jika di meja Anda ada setumpuk kertas, atau jika seorang kolega Anda menusuk dari belakang, jangan bersikap seakan begitulah dunia kerja, suatu usaha besar dengan penghargaan kecil. Lebih baik menganggapnya sebagai suatu pendidikan, Anda sedang meningkatkan ketrampilan Anda dan Anda akan mendapatkan penghargaan yang sebenarnya, berupa kehidupan yang lebih mudah setelah melalui perjalanan sulit ini.

Jangan membesar-besarkan hal ini sehingga Anda merasa jadi korban. Ada perbedaan yang nyata antara mengarungi situasi sulit dan membiarkan diri menjadi keset kaki bagi bos atau kolega-kolega Anda. Ingat, stress dalam dosis yang tepat dan ditangani secara tepat bisa mendatangkan manfaat bagi Anda. Tapi, depresi dalam segala bentuknya, adalah berbahaya. Jika Anda berada pada batas keadaan ini, tempelkan tulisan ini di dinding dan segera minta bantuan profesional.

2. Bekerja dan bersenang-senang bisa dipadukan
Banyak di antara kita yang melaksanakan urusan kerja dan bersenang-senang pada tempat yang terpisah dalam bidang kehidupan kita. Kita menarik satu batas jelas dan meletakkan kotak kerja pada satu area yang serius, profesional, dan tidak bisa bersenang-senang. Lalu kita mendambakan akhir pekan dan waktu sesudah jam kerja untuk mengejar keinginan dan hobi kita.

Tapi, karena kita menghabiskan begitu banyak dari waktu hidup kita untuk bekerja, seharusnya kita memikirkan cara untuk memadukan ketrampilan dengan minat-minat kita. Ahli strategi gaya hidup Ian Hutchinson berkata, “Banyak di antara kita yang memisahkan dunia kerja dengan dunia minat atau hobi kita. Kita memperlakukannya sebagai sesuatu yang sama sekali beda. Tapi, tidaklah akan lebih menyenangkan jika kita bisa memadukan ketrampilan-ketrampilan kita dengan minat-minat kita?

“Jika Anda mengerjakan sesuatu yang Anda sukai, Anda tidak bekerja, tapi lebih sebagai Anda mendapatkan bayaran untuk apa yang Anda senang kerjakan. Dan ini sangat mungkin dilakukan.”

“Ini mungkin merupakan contoh ekstrim, tapi saya pernah punya klien yang menekuni hobi balapnya dengan penuh semangat. Dia juga senang jalan-jalan dan bekerja sebagai pencetak gambar pada T-shirt. Ia bertekad menggabungkan ketiganya dengan tetap mendapatkan biaya hidup. Dia perlu waktu 2 tahun untuk mewujudkannya. Kini, dia bisa bepergian sambil mengikuti lomba balap dan menjual habis produksi T-shirtnya di arena balap yang dikunjunginya.”

“Anda pun bisa menemukan perpaduan yang cocok dengan diri Anda. Semakin Anda bisa memadukan pekerjaan dan minat-minat Anda, Anda akan semakin mencintai pekerjaan Anda dan meraih sukses. Selain itu, Anda juga punya lebih banyak waktu untuk mengerjakan hal-hal yang Anda sukai.”

3. Sering-seringlah berlibur
Anjuran ini mungkin tampak berlawanan dengan etika kerja yang Anda dapatkan. Tapi ada satu fakta sederhana, bahwa tak ada orang yang di saat mendekati ajal akan berkata, “Coba saya menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja.”

Simon, 27, seorang akuntan berkata, “Saya rasa, sering-sering berlibur itu sangat penting. Tidak berarti kita harus jalan-jalan terus ke tempat-tempat mewah. Terkadang, sekedar jalan-jalan ke desa di akhir pekan sudah membuat segar.

“Seorang kolega saya tak pernah berlibur sejak tahun 1985 dan dia selalu membanggakannya. Tapi orang-orang bisa melihat, hidupnya jadi kering. Dia sangat terampil, tapi kerja menjadi rutinitas yang harus dijalaninya setiap hari. Saya hanya punya waktu cuti 15 hari dalam setahun. Tapi saya memanfaatkan waktu itu dengan sebaik-baiknya. Bahkan merencanakannya bertepatan dengan hari libur umum sehingga saya punya lebih banyak waktu.”

Jika Anda tak pernah berlibur dan merasa Anda jadi pahlawan, coba pikirkan lagi. Selain itu, akan lebih baik kita mengambil waktu istirahat singkat sepanjang tahun daripada menikmati satu liburan panjang. Menurut seorang psikolog yang juga pembimbing karier, “Tiga hari sesudah kembali masuk kerja dari berlibur, banyak pekerja yang kembali merasa stres. Dan sesudah 3 minggu, manfaat dari liburan panjang itu lenyap semua. Cuti pendek di sepanjang tahun bisa menghilangkan stres dan mambantu mempertahankan kestabilan motivasi dan produktivitas Anda sepanjang tahun.” Sekarang, terserah Anda mau pilih yang mana.

4. Rasa bersalah hanya buang-buang waktu saja
Kita semua adalah korban rasa bersalah, apakah itu beban dari diri sendiri, atau muncul dari rasa tidak aman kita, atau diperlakukan secara tidak adil oleh sanak keluarga, rekan sekerja, atau teman-teman atau orang lain yang sekedar ingin menyusahkan kita. Sanak keluarga terutama sangat pandai menjatuhkan rasa bersalah pada diri kita, terutama jika usia kita lebih muda. “Tahu tidak, kamu harus lebih sering menjenguk nenek…” atau “Jika kamu tidak masuk fakultas kedokteran, ayahmu pasti akan sangat kecewa dan marah.”

Ya, rasa bersalah melahirkan kebencian. Bukankah lebih sehat jika kita melakukan sesuatu karena kita memang ingin melakukannya, bukan karena terdorong rasa takut yang tidak adil atau merasa malu atau merasa bersalah?

Yang perlu diingat adalah, rasa bersalah berbeda dengan rasa tanggungjawab akan kewajiban. Dalam hidup ini, ada tempat tertentu untuk tanggungjawab kita yang merupakan pendekatan dan sikap yang jauh lebih baik terhadap tindakan-tindakan kita. Jika pergi mengunjungi Nenek atau membeli hadiah untuk teman-teman, atau menanggung beban kerja yang lebih banyak merupakan akibat dari rasa bersalah, akhirnya Anda akan membencinya. Atau terkadang bahkan membenci orang lain atau membenci diri sendiri. Jika Anda merasa rasa bersalah mulai mengikuti Anda, campakkan rasa bersalah itu dan jalan terus.

5. Belajar terus, kalau tak mau tertinggal
Ketika masih sekolah, semua orang bilang kepada kita, bahwa kita harus mendapatkan nilai A dan jalan kita akan jadi mudah. Atau kita perlu mendapatkan gelar atau diploma, lalu kita bisa duduk ongkang-ongkang kaki dan rileks. Artinya, kita hanya perlu mengumpulkan lembaran-lembaran kertas penting itu dan tak perlu belajar lagi.

Tapi, zaman sudah berubah. Sikap seperti itu mungkin relevan dengan zaman orang tua kita. Irama serba cepat zaman millennium baru ini berarti kita berhadapan dengan sejumlah aturan yang sama sekali berbeda. Jadi, jangan pernah menyingkirkan semua buku pelajaran ke gudang, lalu kunci pintu lemari dan sembarangan meletakkan kuncinya. Kita semua perlu terus belajar. Tapi ini tidak berarti kita perlu mengumpulkan setumpuk surat dengan nama kita tercantum di dalamnya. Ahli strategi gaya hidup Ian Hutchinson berkata, mengenai konsep tentang belajar seumur hidup adalah, “Kita tak bisa menganggap, sesudah mendapat gelar universitas, kita lalu bisa menentukan karier kita. Zaman terus berubah dan segala sesuatu terus berubah. Kita perlu mengikuti banyak kursus singkat untuk terus memperbarui pengetahuan kita. Apakah terus mengikuti perkembangan teknologi atau memperdalam ketrampilan di bidang kita.

6. Impian bisa menjadi Kenyataan
Ya, kedengarannya ini merupakan klise yang benar-benar tak asing lagi. Tapi, berapa banyak di antara kita yang mempercayainya? Selama bertahun-tahun, para guru kita atau orang tua kita memaksakan realisme mereka pada diri kita. Anda mungkin pernah mendengar, “Masuk ke bidang itu mungkin sangat kompetitif. Lebih baik kamu mencoba bidang yang lainnya…”; atau “Kamu adalah seniman berbakat, tapi lihat saja, berapa banyak seniman yang harus berjuang keras dan tak pernah punya uang. Lebih baik jadikan itu sebagai hobi saja…”; atau “kamu ingin jadi penulis terkenal? Sudahlah, jangan berkhayal.”

Ya, Anda mungkin berkhayal atau bermimpi, tapi jangan membiarkan orang lain menghancurkan aspirasi Anda. Walaupun mereka sebenarnya bermaksud baik, mereka bersikap negatif bukan karena mereka tak ingin mendorong Anda meraih bintang, tapi karena Anda tak bisa sampai ke sana. Sadari maksud baik mereka, tapi tutup telinga dan jalan terus ke depan. Jika kita tidak punya mimpi-mimpi, kita tak punya apa-apa untuk dikerjakan. Hidup kita hanya akan menjadi suatu rutinitas, bangun, pergi bekerja, dan mengikuti gerak kehidupan masyarakat.

Apakah Anda bermimpi ingin menjadi penyanyi opera, atau tinggal di Tuscany selama setahun, atau memimpin perusahaan Anda sendiri, semua itu bisa tterjadi. Tapi tidak dengan hanya bermimpi saja tanpa tindakan. Apa yang harus dilakukan untuk mencapainya. Pecah-pecah impian itu menjadi langkah-langkah kecil yang mamapu Anda lakukan. Lalu kerjakan setiap langkah itu sampai impian Anda mulai menjadi kenyataan.

Sebagai contoh, jika Anda ingin hidup setahun di Tuscany, Anda perlu cari informasi tentang aturan visa, informasi tentang akomodasi, mengaatur keuangan Anda dan mungkin bicara dengan bos tentang kemungkinan Anda pindah ke sana.

Impian-impian bisa jadi kenyataan. Yang harus Anda lakukan hanya memadukan semua aspirasi ini dengan beberapa tindakan nyata. Seperti kata Joel Barker, direktur Infinity Ltd, “Visi tanpa aksi hanyalah mimpi. Aksi tanpa visi hanya sekedar aktivitas. Visi dipadukan dengan aksi bisa mengubah dunia.”

7. Menari seperti tidak ditontoni orang
Ketika masih kecil, saya sering menari di sekitar rumah. Saat ABBA terkenal, saya berjingkrak-jingkrak, pura-pura jadi Agnetha. Ketika film Flashdance jadi terkenal, saya langsung membeli sepatu dansa. Saya bahkan menari di tengah kegelapan dengan iringan lagu Bruce Springsteen, ketika lagunya Born in the USA menempati posisi pertama.

Saat saya makin besar, ibu saya yang biasanya bertepuk tangan dan menyanyi bersama saya mulai menertawai saya sambil berkata, “Kamu bukan anak kecil lagi. Kayak orang bodoh saja,” atau “Tunggu sampai ayahmu melihat putrinya yang sinting.”

Jadi saya berhenti menari, tapi masih mendengarkan musik dan memendam semua keinginan saya untuk menari. Saya berpikir, saya memang makin besar, saya harus tampak lebih bisa dihargai, kalau tidak, orang lain bisa berpikir macam-macam tentang saya. Tiba-tiba saya sadar, betapa banyak orang yang bertanya-tanya pada diri sendiri tentang apa yang akan dipikirkan orang lain tentang kita. Yang lalu membuat kita berhenti mengejar sesuatu yang benar-benar ingin kita lakukan karena takut dikira gila, tidak matang, atau dianggap bodoh.

Rasa takut ini menahan langkah Merry mengejar impian-impiannya. “Saya seorang pengacara. Tapi sudah sejak lama saya ingin mendalami aromatherapy dan belajar memijat. Semua teman saya adalah profesional dan saya takut mereka memperolok-olok ketertarikan saya tentang terapi alami. Saya perlu waktu setahun penuh untuk memberitahu orang-orang tentang keinginan alih profesi. Tapi, diluar dugaan, ternyata semua orang memberikan dukungan.

“Saya bodoh, menghabiskan waktu untuk mencemaskan pendapat orang lain. Bagaimanapun, ini adalah hidup saya, bukan hidup mereka. Sekarang, saya jauh lebih mencintai hidup saya dibanding sebelumnya. Coba saya melakukannya lebih awal.”

Seorang teman mengirimi saya kutipan ini, “Bekerja seakan Anda tidak dibayar, mencintai seakan Anda tak akan disakiti, dan…. berdansalah seakan tak seorang pun yang melihat.”

Saya menempelkan kutipan ini pada cermin meja rias saya. Anda tidak percaya dan ingin melihatnya? Kemungkinan Anda harus lama mengetuk pintu kamaar saya karena musik saya terlalu keras sehingga saya tidak mendengar ketukan Anda. Mengapa Anda tidak mencoba melakukan hal yang sama?(Aura)

Senin, 06 Juli 2009

Korek Api

Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya.

Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu?Hasilnya, kutu itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja!

Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.

Ini yang terjadi. Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia mencoba melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi dan terbentur lagi. Terus begitu sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya sendiri.

Ia mulai berpikir, "Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya segini." Kemudian loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek api. Aman. Dia tidak membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin, "Nah benar kan ? Kemampuan saya memang cuma segini. Inilah saya!"

Ketika kutu itu sudah dikeluarkan dari kotak korek api, dia masih terus merasa bahwa batas kemampuan lompatnya hanya setinggi kotak korek api. Sang kutu pun hidup seperti itu hingga akhir hayat. Kemampuan yang sesungguhnya tidak tampak. Kehidupannya telah dibatasi oleh lingkungannya.

Sesungguhnya di dalam diri kita juga banyak kotak korek api. Misalnya anda memiliki atasan yang tidak memiliki kepemimpinan memadai. Dia tipe orang yang selalu takut tersaingi bawahannya, sehingga dia sengaja menghambat perkembangan karir kita. Ketika anda mencoba melompat tinggi, dia tidak pernah memuji, bahkan justru tersinggung. Dia adalah contoh kotak korek api yang bisa mengkerdilkan anda.

Teman kerja juga bisa jadi kotak korek api. Coba ingat, ketika dia bicara begini, "Ngapain sih kamu kerja keras seperti itu, kamu nggak bakalan dipromosikan, kok." Ingat! Mereka adalah kotak korek api. Mereka bisa menghambat perkembangan potensi diri Anda.

Korek api juga bisa berbentuk kondisi tubuh yang kurang sempurna, tingkat pendidikan yang rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagianya. Bila semua itu menjadi kotak korek api maka akan menghambat prestasi dan kemampuan anda yang sesungguhnya tidak tercermin dalam aktivitas sehari-hari.

Bila potensi anda yang sesungguhnya ingin muncul, anda harus take action untuk menembus kotak korek api itu. Lihatlah Ucok Baba, dengan tinggi tubuh yang di bawah rata-rata ia mampu menjadi presenter di televisi. Andapun pasti kenal Helen Keller. Dengan mata yang buta, tuli dan "gagu" dia mampu lulus dari Harvard University . Bill Gates tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun mampu menjadi "raja" komputer. Andre Wongso, tidak menamatkan sekolah dasar namun mampu menjadi motivator nomor satu di Indonesia .

Contoh lain Meneg BUMN, Bapak Sugiharto, yang pernah menjadi seorang pengasong, tukang parkir dan kuli di Pelabuhan. Kemiskinan tidak menghambatnya untuk terus maju. Bahkan sebelum menjadi menteri beliau pernah menjadi eksekutif di salah satu perusahaan ternama.

Begitu pula dengan Nelson Mandela. Ia menjadi presiden Afrika Selatan setelah usianya lewat 65 tahun. Kolonel Sanders sukses membangun jaringan restoran fast food ketika usianya sudah lebih dari 62 tahun.

Nah, bila anda masih terkungkung dengan kotak korek api, pada hakekatnya anda masih terjajah. Orang-orang seperti Ucok Baba, Helen Keller, Andre Wongso, Sugiharto, Bill Gates dan Nelson Mandela adalah orang yang mampu menembus kungkungan kotak korek api. Merekalah contoh sosok orang yang merdeka, sehingga mampu menembus berbagai keterbatasan.

BREAK YOUR BORDER . . . . TOUCH THE SKY . . . . !

Semoga dapat memacu kita untuk berkarya dimanapun .......

Selasa, 30 Juni 2009

12 Pelukan Sehari

"Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda, kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari," kata Virginia Satir, terapis keluarga.

Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan memiliki kekuatan yang begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang umur, dan awet muda? Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau seseorang memeluk Anda? Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, coba ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan? Bisa jadi Anda sering sakit-sakitan, depresi, stres, sakit kepala, dan emosional.

Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa menyembuhkan penyakit fisik dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi dan lain-lain. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat kekebalan tubuh kita semakin meningkat.

Pelukan Damai
Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin ini membuat jantung dan pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru bisa keluar jika manusia memiliki kehidupan sehat, merasa damai dan tentram. Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi pelukan meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota metropolitan.

Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau kekasih untuk melakukan hal ini. Pelukan dapat dilakukan pada siapa saja dengan penuh kasih dan damai. Tentu saja pelukan ini bukan berkonotasi negatif apalagi mengikutsertakan gairah. Pelukan ini juga bukan 'pelukan sosial', seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti yang dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta atau pertama kali bertemu. Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.

Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan hanya dilakukan pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke anaknya. Di Amerika sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk mengadakan Free Hug di jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda berkunjung ke Amerika dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan besar di dada, bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang memberikan terapi pelukan pada setiap orang yang membutuhkan.

Anak Tumbuh Sehat"Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan menyentuh pipi dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa kehangatan ketika kita saling berjabat tangan. Namun bila ini dilakukan lebih dari ini, yaitu dengan pelukan erat. Tentu lebih bermanfaat, unsur terapinya lebih tinggi," ujar Dr. Bhagat, salah satu doktor yang meneliti pengaruh pelukan di India.

Diharapkan masyarakat mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan. Sehingga pasangan suami istri, semakin sering berpelukan dan bersentuhan. Juga makin sering memeluk anak-anaknya.

Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ perasa. Dari ujung kaki hingga kepala adalah area yang sensitif bila disentuh. Bahkan ketika bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi air ketuban, ia sangat menyukai sentuhan kasih sayang dari ke dua orang tuanya. Jika sering disentuh, bayi dalam kandungan akan tumbuh menjadi bayi yang sehat dengan pertumbuhan yang bagus. Selain itu secara psikis bayi akan tumbuh menjadi seorang yang penyayang.

Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh orang tuanya juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan merasa nyaman dan memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan pun lebih bagus dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh, dibelai dan dipeluk.

Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat berarti. Apalagi pada saat kehilangan seseorang, depresi, stres. Dengan berpelukan, orang dewasa merasa ada orang yang memperhatikan, ada orang yang mencintainya, membutuhkannya. Seluruh kulit kita, sangat peka dengan pelukan, dan sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.

Transformasi Rasa Nyaman
Seorang master reiki di Mumbai, India, berkata," pelukan salah satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu pribadi dengan pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang lain renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan memeluknya. Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai. Selain itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan awet muda. Serta Anda akan terhindar dari stress dan depresi."

Dr. Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah melakukan riset dengan beberapa ratus orang. Hasilnya, mereka yang berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, awet muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat. Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit. Jangan biarkan mereka sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa nyaman. Sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih baik. Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek baik dari terapi pelukan ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari depresi. Pelukan dapat menyembukan sakit fisik dan psikis. Sentuhan yang dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit.

Beberapa penyakit parah sering kali membuat penderitanya merasa prustasi, marah, tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan. Dengan pelukan, pasien yang prustasi ini merasa nyaman. Pelukan memberikan energi positif pada emosi pasien. Sehingga mengubah emosi negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila pasien mendapatkan pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta itu adalah kekuatan yang maha dahsyat, dan pelukan adalah salah satu cara untuk menyatakan cinta, atau suatu bentukcinta.

Mari Berpelukan....

Forum

[URL=http://idr-clickit.com/register.php/bsoeroso.html][IMG]http://idr-clickit.com/banner1.png[/IMG][/URL]

Demo

Demo
" Salah satu bentuk aspirasi yang disampaikan melalui aksi demo Karyawan ADAM AIR "

" Situasi yang tidak seimbang sehingga masyarakat juga memberikan aspirasi lewat aksi demo "

KOMPAS.com

focusindosukses.com