Kamis, 15 Oktober 2009
Persahabatan
Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.
Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.
Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.
Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.
Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.
Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata, ”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.
Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.
Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar".
Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka.
Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal.
Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.
Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.
Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu.
Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka. Kirim surat ini kepada mereka yang kau anggap teman, walaupun berarti kau mengembalikannya kepada yang mengirimnya kepadamu.
Bila pesan ini kembali padamu, itu berarti bahwa kau mempunyai lingkaran teman.
Untuk mengakhiri: ”Keindahan persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada siapa kamu dapat mempercayakan rahasia.” (Alessandro Manzoni)
Renungan :Jika kau menerima pesan ini, ketahuilah bahwa ada orang yang bermaksud baik padamu dan bahwa dari dirimu ada juga orang yang kau kasihi. Jika kau terlalu sibuk untuk menyisihkan beberapa menit untuk meneruskan ini kepada orang lain dan berpikir, ”Saya akan melakukannya beberapa hari yang akan datang", lupakan saja, karena mungkin kau tidak akan pernah melakukannya.
Berilah kepada orang lebih dari yang mereka harapkan, dan lakukan secara bijaksana.
Yakinlah pada dirimu ketika berkata: ”Aku mencintaimu.
"Jika kau berkata: “Aku menyesal,”
tataplah mata lawan bicaramu.
Jangan permainkan harapan orang lain.
Mungkin kau bisa tersinggung, tetapi itulah satu-satunya cara untuk menjalani hidupmu.
Jangan adili orang lain, tetapi adili dirimu secara kritis.Bicaralah pelan, tetapi cepat dalam berpikir. Jika kau ditanya sesuatu yang tak ingin kau jawab, senyumlah, dan tanya: ”Mengapa kamu mau tahu?"Ingatlah bahwa kasih yang paling indah dan sukses yang terbesar mengandung banyak risiko.
Jika kau kalah, jangan lupakan pelajaran dibalik kekalahan itu.
Hargai dirimu.
Hargai orang lain.
Bertanggung jawablah atas tindakanmu. Jangan biarkan selisih paham merusak indahnya persahabatan.
Tersenyumlah ketika menjawab tilpon, orang yang menilponmu akan mendengarnya dari suaramu.
Baca yang tersirat.
Bila kau tidak mendapatkan apa yang kau inginkan, mungkin saja itu keberuntunganmu.
*Persahabatan itu indah *
Selasa, 21 Juli 2009
sahabat
** Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri **
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan,tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan.Siapa yang berada di samping anda??
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??
Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan,kita mengenal teman-teman kita **
Rabu, 15 Juli 2009
Aku Sakit 27 Tahun yang lalu
Dua puluh tujuh tahun yang lalu aku sakit. Alasan mengapa aku begitu ingat peristiwa itu adalah saat sakit itu telah menyebabkan aku untuk memilih calon istriku. Sebelumnya ia hanya seorang teman yang baik, tetapi karena ia datang ke apartemenku, membawakan obat-obatan dan membuatkan sarapan untuk aku, untuk pertama kalinya aku berpikir, “Suatu hari nanti ia akan menjadi seorang istri yang hebat buat seseorang.”
Aku mengajaknya pergi makan di Nashville, Tennessee untuk membantuku sembuh dari flu. Setelah itu kami menjadi teman yang lebih dekat dari sebelumnya, tetapi belum terpikirkan olehku tentang pernikahan. Beberapa bulan kemudian sewaktu aku akan mengambil pekerjaan baru di Atlanta, Cathy, nama wanita itu, membantuku mengemasi barang-barang dan siap untuk berangkat. Kami melewati hari yang menyenangkan dan makan siang bersama-sama. Menjelang hari akhir itu, aku melihat tetesan air mata mengalir dari mata Cathy, membuatku bertanya apa yang terjadi.
Ia berkata, “Aku tak tahu apakah aku bisa hidup tanpamu, kamu adalah sahabatku.” Aku menjawabnya, “Aku tahu, akupun memikirkan hal yang sama.” Hari itu juga kami memutuskan untuk menikah. Kami masih melewati banyak masa sulit, tapi kami masih tetap bersahabat!
Ketika aku mengajar di kelas kesehatan keluarga dan membicarakan mengenai pernikahan, aku selalu menceritakan ini. Murid-muridku tampaknya menyukainya karena mereka belajar untuk pertama kalinya bahwa memberi, berbagi, dan saling memperhatikan satu sama lain adalah hal yang sangat penting di dalam kehidupan, sedangkan seks, penampilan, materi, dan hal-hal lainnya hanya bersifat sekunder.
Oh ya, Cathy dua belas tahun lebih muda dariuk, dan dia sangat cantik. Dia adalah anugrah terbesar kedua setelah keselamatan. Dan aku bersyukur, karena aku sakit 27 tahun yang lalu. Ada hal-hal yang tampaknya buruk menimpa kita, tetapi Tuhan memiliki agenda-Nya sendiri dalam hidup kita. Ia bisa membuat sungai di pada belantara.
Forum
Demo
" Salah satu bentuk aspirasi yang disampaikan melalui aksi demo Karyawan ADAM AIR "
" Situasi yang tidak seimbang sehingga masyarakat juga memberikan aspirasi lewat aksi demo "

.jpg)